cold-48

1915 Words

Andrea terduduk lemas di depan kaca. Matanya terarah pada dirinya sendiri yang sangat menyedihkan. Ucapan Cinta dan Josephine malam itu cukup mengangguk Andrea. Bagaimana bisa dia tertipu sampai sedalam ini? Menarik nafasnya dalam, dan membuangkan nafasnya dengan begitu kasar. Andrea menatap perutnya yang masih datar. Di dalam sana ada bayi yang keturunan dari sang musuh. Pria yang saat ini tinggal bersamanya adalah putra dari musuhnya. Dan orang yang pernah ditemui beberapa kali di rumah itu, adalah musuh sesungguhnya bagi Andrea. Dan dengan bodohnya Andrea tidak mengenali pria tua itu dengan teliti. Dan malah menjalin hubungan dengan anaknya sampai sejauh ini. Atau mungkin dia tahu siapa Andrea dan dengan sengaja melakukan hal ini pada Andrea? Merasakan sebuah udahan dari kepalanya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD