Bab 21 - Party

2889 Words

Pukul tujuh malam di hari pesta anniversary Anton dan Clara. Ervin tengah menatap pantulan dirinya di depan cermin yang ada di dalam kamarnya. Ia mengenakan jeans hitam dipadu dengan kaus putih polos yang dibalut dengan jaket kulit berwarna hitam. Rambut abu-abunya yang terpangkas model two block sengaja ia acak-acak sedikit agar terlihat lebih natural dan cool. Sneakers hitamnya yang bercorak abstrak di sisi kanan dan kiri semakin menambah kesan nakal dalam penampilannya. Ya, Ervin memang menyukai kesan anak muda nakal dalam gaya berpakaian. Baginya itu terlihat keren. Dan ia suka terlihat keren apa lagi sampai membuat wanita menatapnya sampai leher mau patah. Ervin menyunggingkan senyum, menatap puas penampilannya malam ini. Tidak terlalu mencolok tapi terlihat cool. Ia pun segera bersi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD