Minggu pagi di depan gedung Apartemen Galih. Dua buah mobil polisi terparkir disana. Ramai orang berkerumun, penasaran dengan apa yang sebenarnya tengah terjadi di tempat ini. Para polisi terlihat menanyai beberapa staf Apartemen. Ya, tentu saja, mereka sedang mencari Galih. Galih menatap pemandangan itu dari jauh. Hoodie merah tua menutupi badan hingga kepalanya. Masker hitam menutupi setengah wajahnya. Kini yang terlihat hanyalah sorot mata tajam nan menusuknya, yang menyaksikan pemandangan itu dengan penuh kekesalan. Tangannya terkepal sambil memukul batang pohon tempatnya bersembunyi. “Sial! Mereka bahkan udah berhasil nemuin Apartemen gue. Untung gue nggak pulang semalam!” makinya pada diri sendiri. Ia lalu berbalik dan berjalan ke arah yang berlawanan dengan gedung Apartemennya. P

