Hipotermia.... Fene tumbang seketika, disambut kedua tangan Bram, Bram mengangkat tubuh Fene kekamar. Petter menyusul. "Ada apa dengan Fene Bram.?" Tanya Petter. "Fene tidak bisa cuaca dingin. Dia kena hipotermia." Jelas Adrian juga menyusul. Petter segera memeriksa Fene. Tidak lama, Petter keluar kamar, "Fene kelelahan, hangatkan saja Bram, dia baik-baik saja." Jelas Petter pada Bram. Bram menghampiri Fene, mengusap lembut punggungnya. Fene mengerang, "eeeeegh..." "Sweety, kita segera ke Jakarta. Bertahanlah." Kecup Bram lembut. Bram menutup tubuh Fene hingga kepalanya. Mengecup berkali-kali wajah mulusnya. Adrian dan Veni masuk kekamar melihat kondisi Fene. "Gimana Fene Bram.?" Tanya Veni. "Hmmm... Udah mendingan." Bram membiarkan Veni memeluk Fene. Bram dan Adrian kel

