24_peluang

1029 Words

Sekelibat harapan besar,sekelibat kenangan indah dan sekelibat janjinya kepada sang mama. Seolah mengingatkan Angel untuk tidak berlarut dalam kenikmatan sesaat,meski tidak bisa ia pungkiri jika hatinya ingin merasakan sesuatu yang sama sekali belum pernah ia rasakan. Berciuman mesra dan dibelai manja,gejolak remaja tentunya lebih berbahaya dari pada pria yang sudah pernah merasakan pahit manisnya kenangan indah bersama sang mantan. Bermula dari keingin tahuan semua akan menjadi hancur dalam sekejap. Maka dari itu dia--- gadis belia yang masih mempunyai perjalanan panjang harus memikirkan dampak setelahnya. Ia tidak mau menyesal dan ia tidak mau putus ditengah jalan. Otaknya kembali berfungsi dan nafasnya tak lagi memburu. Akal sehatnya mulai menyadarkannya hingga--kedua kakinya menendan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD