"apa kau masih bisa bilang tidak bisa lepas darinya?" Aurora memijit pelipisnya saat dirinya menerima telfon dari boss besarnya. Sejak kejadian kaburnya tempo hari Aurora nampak pusing dibuatnya. Dimana ia harus mengatasi keriwehan kantor dan juga cercahan granynya. Sungguh! Dia--Reza getwins sungguh membuatnya gila. Andai saja dia bukan boss besar mungkin Aurora akan membunuhnya sekarang juga. Huff.... Menyesal pernah kagum kepada pria itu karena keceradasannya sebagai dokter dan juga ahli waris dua perusahaan besar sekaligus. Namun saat melihat sifat aslinya seperti ini? Aurora jadi ragu jika pria itu benar-benar cerdas. Yang ada dia--Reza getwins malah terlihat kekanakan. Karena sering kabur tanpa sebab. Kampret memang.. "Boss sebaiknya pulang deh!" Bujuk Aurora lagi. "Aku akan pul

