Bab 11

1143 Words

"Ya udeh, temenin Rio aja kalau gitu" ujar Emak sebelum masuk kamar "Siap Nyonya" Lama tidak ada suara di antara mereka. Hanya ada suara televisi yang terdengar. Lalu, terlihat Bapak, Dana juga Dika yang sudah siap untuk ke masjid "Bapak berangkat ke masjid Nduk" "Oke Komandan" jawab Gendis sambil nyemil kacang "Jangan di habisin tuh kacang, gue baru makan dikit" celetuk Dana sambil memperbaiki sarungnya "Bodo amat" jawab Gendis cuek "Udah, ayo san keluar" ucap Bapak yang sedang memperbaiki letak pecinya "Awas lu mbak!!?" gumam Dana "Elu masih suka berantem ya sama Gendis, Dan?!" ucap Dika yang mensejajari Dana . . . Matahari sudah mengintip di ufuk timur. Hawa segar khas pagi hari terasa. Ketenangan juga keriuhan burung-burung menyambut hari. Sisa embun bergelayut di dahan t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD