Bab 28

1437 Words

Rio menoleh dan mendapati temannya yang merangkul bahunya "Gue duluan ya" pamit Rio yang langsung melipir menuju ruangan dosen pembimbingnya Tak lama ia keluar dan bersamaan dengan Ranti, temannya di BEM "Eh elu Yo, bimbingan juga?" tanyanya "Iya, nanya dikit buat minggu depan" jawab Rio "Lah udah mau sidang aja lu" Rio hanya tersenyun tipis. "Gila sih lu" "Gue duluan ya Ran" ucap Rio langsung berjalan mendahului Ranti Ia bergegas menuju parkiran. Pikirannya teringat Gendis "Harusnya udah keluar rumah sakit dia" ujarna sebelum naik ke atas motor dan melajukannya keluar area parkir . . . Siang sedikit terik. Tapi, angin berhembis semilir membawa debu-debu terbang. Ranting-ranting berayun mengikuti arah angin. Kelopak bunga jatuh berguguran. Dedaunan mengering berserakan di ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD