Tak lama ada sebuah motor besar warna merah berhenti di depan gerbang rumahnya. Gendis yang berdiri di balik jendela seolah mengawasi. Si pengemudi melepaskan helm hitamnya dan tampak seorang pemuda dengan potongan cepak rapi turun dari motornya. "Ngapain sih kesini?" dumel Gendis Tanpa Gendis duga si pengemudi mendongakkan kepala dan pandangan mereka saling bersibobrok. Gendis yang panik langsung menutup gorden jendelanya dan mematikan lampu kamarnya. "Dihh!? Kelihatan lagi" gumam Gendis yang sudah menutup seluruh tubuhnya dengan selimut Asyik bergumul dengan pemikirannya. Pintu kamarnya di ketuk dari luar "Mbak ada yang nyari tuh" Terdengar suara Dana Gendis membuka selimutnya hingga sebatas dagu "Bilangin gue tidur" teriak Gendis "Yakin lu?" "Iye udah sana" "Asal lu tau ya k

