27. Pencuri Tidak Mengaku

1229 Words

SUAMI MENOLAK MEMBERIKU NAFKAH BATIN BAG 27. "Mbak, Rumahnya kok ramai sekali?" kataku melirik Kakak ku yang duduk dibelakang bersama Asih. "Entah, mungkin si Prabu mau kawin. Atau si Sila mau dilamar orang," kata Mbak Farah mengedikkan bahunya. Aku mendengkus kesal. Kalau saja j*lang kecil itu gak mencari masalah padaku maka aku tak perlu melabrak kesini. Sepasang perhiasanku hilang. Kalung dan gelang emas ku, dengan jumlah gram yang cukup besar. Masing-masing 25 gram dan emas murni. Aku gak tahu dimana Mas Prabu tinggal setelah ku usir, aku hanya menebak dia tinggal di rumah Ibu nya. Dan benar, rumahnya terlihat ramai. Apakah mereka mengadakan acara besar, entahlah. Aku benar-benar kalap saat si Marsya mengambil perhiasanku. Aku sangat yakin dia mengambilnya. Mbak Farah bersedia m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD