SUAMI MENOLAK MEMBERIKU NAFKAH BATIN BAG 18. "Vania, awas saja kamu kalau aku dikeluarkan dari kampus. Aku sudah semester 5 dan sebentar lagi akan tamat. Gak usah ikut campur, kamu sudah tandatangani hitam diatas putih dan bersiaplah akan kulaporkan kamu ke penjara!" kata Marsya dengan napas yang menderu. d**a nya naik turun mengeluarkan kata-kata yang tak pantas. "Aku sama sekali gak takut, buat apa aku melindungi orang seperti kalian, kamu sudah jadi duri dalam rumah tanggaku." "Kamu akan menyesal Vania sudah bermain dengan aku. Dasar Binat*ng kamu!" makinya padaku, berani dia mengancam ku seakan aku yang merebut Mas Prabu darinya. Aku yang istri sah namun dia sudah berlagak seakan dia yang tersakiti. "Oh, kamu berani maki aku, seharusnya kamu sadar diri. Kalau aku yang istri yan

