Istana Kepresidenan

1657 Words

Meski serba kekurangan, nyatanya seumur hidupku aku belum pernah bekerja. Ibu adalah satu-satunya tulang punggung bagi keluarga kami. Ia merawat aku dan nenek dengan hasil keringatnya sendiri. Bukannya aku tak mau bantu, aku sudah pernah membicarakannya dengan ibu waktu aku berada di bangku SMP dulu. Aku bilang pada ibu bahwa aku bisa saja bekerja paruh waktu. Aku bisa saja menjadi penjaga perpustakaan, tukang bersih-bersih, atau apalah itu di sela-sela waktu sekolahku. Tapi ibu selalu menolak ku. Ia bilang bahwa tugasku adalah belajar dengan baik. Sementara mencari uang adalah kewajibannya sebagai seorang ibu. Itulah mengapa meski hidup kami terbatas, aku belum pernah bekerja sama sekali. Hari ini akan jadi hari pertamaku bekerja. Dan siapa sangka kalau ternyata pekerjaan pertamaku adal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD