Bab 68: Tubuh Alexavier tergeletak di sebuah ruangan yang dia sendiri tidak tahu tempat apa itu, ia belum sadarkan diri untuk beberapa saat, hingga terdengar suara teriakan, suara mesin bising, serta tangisan dua wanita di dalam satu ruangan. Alexavier mengerjapkan matanya, hawa panas terlalu terasa di sana. "Ehg--" Pria itu meleguh, tubuhnya terasa begitu sakit, luka memar penuh diwajah juga tubuhnya, dadanya terasa sesak, pukulan anak buah Marco benar benar menggila. "Oh-- s**t, Brian, kamu sama sekali tidak berguna," gumamnya, pria itu mencoba bangkit, tetapi ada yang aneh dengan pijakan kakinya. Dia berdiri diatas pipa besi, dengan selembar papan yang menopang sebelumnya. Namun papan itu jatuh begitu saja, ketika dia bangkit berdiri. Brak! Suara terjatuhnya pahatan batang kayu it

