Pagi ini Sean dilingkupi rasa gugup, kenapa begitu? Karena ia ada janji dengan Cakra untuk pergi ke rumah ibunya yang cukup jauh karena letaknya di pedesaan. Cakra berpesan padanya untuk tidak membawa apapun, cukup bawa diri sendiri saja katanya jadi Sean tidak memersiapkan apa-apa untuk dibawa ke sana. Selang 15 menit Cakra sudah ada di depam kos nya lengkap dengan kaos dan kemeja serta jeans abu, wajahnya terlihat senang sekali meskipun tertutup helm tetapi Sean masih bisa melihatnya. “sudah siap, tuan putri?” Sean mengangguk meraih helmnya, “siap dong, tapi deg-degan. Gimana?” Cakra mencubit pipinya gemas, “ibu aku baik, kok. Jangan takut, ya? Di sana juga ada nenekku” ujar Cakra sambil melajukan motornya. Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam lebih, mereka sampai d

