Chapter 59

1284 Words

Empat Jam berlalu, Arsen dan Giselle masih berdiam tanpa bersuara. Mereka tidak melihat hal apa pun yang berbeda lewat di depan mereka. Beberapa kali Arsen mencoba mendekat dan mencari kejanggalan yang terjadi. Ia tidak melihat aktivitas yang berarti di dalam gudang. Bahkan anak buah Adi Putro terlihat bersantai di dalamnya. Mereka terlihat merapikan palet kayu yang mulai rapuh. Mereka membersihkannya dan mengangkatnya ke dalam mobil bak terbuka. “Kamu lelah?” Arsen melihat Giselle yang mulai menguap beberapa kali. Gadis itu tidak terdengar protes atau membantah sekali pun saat bersamanya. Giselle lebih memilih diam daripada ikut campur dengan urusan Arsen. Ia tidak ingin membuat rencana Arsen gagal seperti yang sudah-sudah. “Aku masih bisa bertahan, kok. Aku akan tidur di sini. Uncle

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD