Setelah berbicara dengan Matew semua hal tentang Giselle dan rencana selanjutnya. Arsen langsung meminta alamat tempat Giselle kuliah. Lelaki itu langsung melaksanakan tugasnya tanpa menunggu waktu. Ia merasa gadis itu dalam ancaman. Nama Adi Putro tengah memnayanginya. Kekhawatiran Arsen bukan karena perasaan di masa lalunya sebagai sepasang kekasih. Melainkan Arsen memang menjalankan tugasnya dengan loyalitas tanpa memandang apa pun. Ia sendiri pun tidak mengingat hubungan apa pun dengan Giselle meskipun gadis itu berulang kali mengingatnya. Penjelesan Matew pun tidak cukup membuat Arsen mengingatnya. Akan tetapi, saat melihat Giselle, Arsen memang merasa ada yang mengikatnya. Namun, ia anggap semua itu hanyalah bagian dari pekerjaannya. Arsen mengambil jaket hitam miliknya. Ia mengenak

