Saat menoleh Luisa semakin melebarkan matanya, karena tak menemukan Damian disana, dengan wajah marah Luisa berbalik dan melayangkan tamparan ke wajah Patricia. Plak ... Suara tamparan itu begitu nyaring, seolah melampiaskan kemarahan Luisa yang membumbung tinggi. Berani sekali Patricia mengerjainya. Jantung Luisa bahkan hampir melompat sebab mengira Damian ada di belakangnya. Patricia tertegun tak menyangka jika Luisa akan menamparnya, ini bahkan sangat keras dan menyakitkan. "Jalang Tidak tahu diri!" umpatnya marah. Patricia memejamkan matanya lalu bangkit berdiri dan ... Plak ... Patricia balas menampar Luisa, "Ya, aku memang jalang, apa yang akan kau lakukan, kau pikir aku tak tahu kau juga akan menggoda Damian, lalu apa bedanya aku dan kau, 'jalang'. Tapi sayang sekali seper

