Damian mengusap wajahnya kasar, bukan itu yang dia maksud, dia sungguh tak ingin kehilangan Patricia dan menjadikannya kekasih sungguhan bukan hanya sekedar pemuas nafsu saja. "Aku tidak bermaksud begitu," ucap Damian frustasi. "Jadi kau mencintainya?" Ramon kembali bersuara setelah diam menyaksikan drama antara Patricia dan Damian. "Aku tidak, maksudku aku mencintainya tapi belum sampai ke tahap aku akan menikahinya, karena itu aku menginginkan dia selalu disisiku, sebab aku tak ingin menyesal jika dia sudah pergi." "Seperti aku," keluh Ramon. "Jadi yang aku rasakan pada Jenifer juga cinta rupanya." Ramon terkekeh. "Baiklah, aku berharap belum terlambat mengejarnya," ucap Ramon sembari beranjak dari tempatnya. "Mau kemana kau?" tanya Damian saat Ramon berdiri. "Mengejar cintaku."

