Viella yang masih menangis tanpa sadar tertidur dengan hidung memerah dan mata yang sembab. Terlalu lama menangis membuatnya lelah dan jatuh tertidur. Pintu kamar selang satu jam kemudian kembali diketuk dari luar. Namun gadis itu tidak terbangun dari tidurnya. Masih memejamkan mata, seolah menolak untuk mendengarnya dan sibuk menenangkan dirinya yang sedang dalam suasana hati tertekan oleh kenyataan. Arka yang ada di luar kamar tidak terhitung berapa banyak pria itu menghela napas panjang. Dia sebelumnya berusaha untuk menidurkan baby Azka di kamar tamu. Sekarang setelah tertidur dia kembali ingin menemui istrinya. Tidak terhitung berapa kali dia menyalahkan dirinya sendiri. Padahal sudah jelas sejak awal kalau orang tuanya telah mewanti-wanti dirinya untuk berterus-terang. Tapi dia te

