Cari solusi (1)

2173 Words

Nandes duduk menghadap ke arah Vera, seperti seorang pasien yang sedang konsul kesehatan. Vera sang kakak masih sibuk mencatat sesuatu di buku jurnal miliknya. Wanita cantik yang tengah hamil besar itu seolah tak melihat raut wajah gelisah Nandes. "Mbak ...buruan, aku bakal telat sekolah." "Mbak juga buru-buru mau berangkat ke puskes Dek," sahut Vera sambil mengemas berkas di atas meja praktek yang perlu ia bawa. Selain bertugas di puskesmas, Vera juga membuka klinik di rumah. Klinik yang di bangun menyatu samping rumah itu buka setiap pukul empat sore. Atau bisa buka dari pagi bila tidak ada jadwal tugas di puskesmas. "Lagian buat apa sih Dek, uang sebanyak itu tumben," ujar Vera. Adiknya memang sering minta uang jajan tapi tak pernah sebanyak hari ini. "Kan aku sudah bilang Mbak, b

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD