Bersaing

4216 Words

Sesudah memarkirkan motornya di teras Janu perlahan masuk rumah lalu berjalan ke arah kamarnya, remaja itu berharap Tante Melda sedang tidak ada di rumah. Namun, sayangnya harapan Janu tidak terkabul. Wanita itu sedang berdiri di dekat pintu kulkas di ruang makan. Janu berusaha berjalan tegak ketika melewati arah ruang makan, mengabaikan rasa nyeri perutnya. Dia takut Tante Melda tahu melihat luka di wajahnya "Janu!" Suara Tante Melda menghentikan langkah Janu. "Hadap sini kamu!" Perintah Tante Melda. Janu masih berdiri membelakangi Tante Melda. "Aku bilang hadap sini Janu!" tegas Tante Melda. Perlahan Janu memutar tubuhnya menghadap ke Tante Melda. Wanita itu terbelalak kaget saat melihat wajah Janu terluka. "Kamu habis berantem?" Tante Melda melangkah mendekat ke arah Janu. Ref

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD