Song Of Betrayal Chapter 18: Welcome Home (Pt. 1) Tangan Eurene terangkat ke atas, diregangkan untuk menghilangkan rasa pegal di seluruh tangannya yang digunakan untuk merajut seharian ini. Eurene benar-benar tidak melepaskan diri dari benang dan jarum untuk merajut, setiap usai menghadiri pertemuan rutinnya dan setelah menyelesaikan pemeriksaan setiap dokumen kerajaan Eurene akan segera mengambil peralatan merajutnya dan menyelesaikan rajutannya. “Akhirnya selesai juga ….” Helaan nafas Eurene terdengar begitu lega, di pangkuannya terdapat hasil rajutan yang telah dikerjakannya selama beberapa hari ini. Eurene mengambil hasil rajutannya. “Dia akan menyukainya,” gumam Eurene sambil memandangi pakaian hangat hasil rajutannya. Sebuah senyuman bangga tergores di wajahnya, tidak menyan

