Song Of Betrayal Chapter 42: Find The Culprit (Pt. 1) Kehangatan yang sedari tadi menimpa lengannya, membuat Magnus terbangun di tengah malam. Perlahan-lahan ia membuka matanya lebar-lebar. Suasana remang kamarnya cukup familiar baginya setelah tinggal beberapa hari di tempat yang menjadi salah satu mimpi Eurene ini. Penasaran dengan rasa hangat di tangannya, Magnus pun menoleh ke sampingnya, melihat kepala Eurene bersandar di lengannya yang sehat sementara tubuhnya berada di bawah. “Apakah semalaman dia tertidur seperti ini?” tanya Magnus dengan suara yang lirih. Magnus menggerakkan tubuhnya, rasa nyeri di bahunya masih terasa tapi ia berusaha untuk tetap duduk, pelan-pelan menarik tangannya dari kepala Eurene. Gerakannya membuat Eurene yang telah terlelap itu bangun, menyadari jika

