44. Panah Cinta yang Menyakiti

1032 Words

Jika harus sakit, biarkan sakit itu yang hancurkan cinta -Renatta & Fatih yang tak bisa bersatu- * "Tahukah kamu, dia sampai harus konsultasi ke psikolog untuk membantu menghilangkan rasa kehilangan dirimu yang teramat sangat. Renatta mengalami depresi karena kehilanganmu yang mendadak.” Danendra memberi tahu Fatih, tapi kali ini nadanya terdengar tajam. “Be.. benarkah? Maaf, maafkan aku, Renatta.” Pecahlah tangis Fatih, tersedu, tidak peduli ada banyak warga yang melihat ke arahnya. “Lihatlah ini keadaan Renatta sekarang.” Danendra memberikan lembaran foto Renatta yang termenung sendiri, “dia semakin kurus, pipinya tirus dan selalu menangis karena kamu. Beruntung dia punya keluarga yang selalu berada di dekatnya.” Fatih menerima lembaran foto itu dengan tangan bergetar, dia lihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD