37. Fatih, Siapa Dia?

1420 Words

Setiap anak manusia, lahir dengan cara yang sama, tapi dijemput kematian dengan cara yang berbeda -Nasihat sang bijak- * “Dari mana kamu tahu tentang Fatih?” Renatta malah balik bertanya. Matanya menatap tajam Erlan, posisi tubuhnya menjadi tegak, bersikap siaga, menjadikan Erlan juga bersikap siaga. Renatta berpikir, tidak banyak yang tahu tentang lelaki itu. Hanya beberapa orang saja di sirkelnya dan Erlan tidak atau belum termasuk dalam sirkelnya. “Dari kamu kok.” Jawab Erlan, enteng, berusaha bersikap tenang. “Hah? Kapan aku bicara tentang Fatih sama kamu?” duduk Renatta semakin maju mendekati Erlan hingga sekarang kedua lutut mereka beradu. Mata Erlan tertumbuk pada beradunya lutut mereka, ini sih lebih kepada antisipasi jika tiba-tiba gadis di depannya ini melakukan tinju maut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD