Andita menundukkan kepala, lalu mengucapkan dengan sangat lirih, sehingga tak mampu di dengar jelas oleh mereka. "Apa, Andita? Aku tak mendengarnya," tanya Grizhelle kembali. "Arsen," jawab Andita menaikan nada suaranya. "Maksudnya? Ada aa dengan Arsen? Apa dia jahat sama kamu?" tanya Grizhelle. Dia takut, jika anaknya menyakiti hati wanita. Andita menggelengkan kepalanya. "Lalu apa?" tanta Grizhelle dengan nada merendah. Dia hanya takut, jahatnya seorang gadis lugu karena tingkah anaknya sendiri. "Saya suka sama, Den Arsen," ujarnya dengan lirih, sehingga jika tak dekat dengan Andita pasti tak mendengarnya. "Apa? Hanya karena itu?" tanya Grizhelle sembari duduk. Dia hanya melongo mendengar pejelasannya. Andita pun menganggukkan kepalanya. "Apa kata dia?" "Nggak dengar dengan jel

