Seminggu menikmati bulan madu, Nastya merasa cukup senang. Tidak rugi juga dirinya menikah dengan Saiko, selain tampan, perhatian dan sangat memuaskan di ranjang. Hanya saja Nastya masih belum bisa merasakan cinta, mungkin karena hatinya sudah terlanjur diserahkan pada Aliando sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk berpindah tempat. Tapi bagaimanapun juga tetap harus disyukuri, jika dia tidak bertemu Saiko bisa saja saat ini tengah menangis kesepian dan entah berada di negara mana untuk meredamkan segala duka. "Nas, nanti siang kita akan pulang ke rumah. Barusan Ibu bilang kalau mulai besok aku sudah masuk kerja, dan kamu di suruh bermain ke rumah Ibu, " ucap Saiko sambil memeluk Nastya dari belakang. "Heh, kamu mau membunuh aku? Dengan sifat ibu mertua yang seperti itu dia pasti

