29: Happy

1264 Words

    "Lepas!" pekikku sambil meronta. Aku menggoyang-goyangkan tubuhku kuat-kuat, berusaha lari, dan menggenggam lengan bawahnya. Tangan kirinya melilit bagian dadaku, jadi aku agak sesak.       "Jane...," panggilnya. Kulihat tangan kanannya yang diperban, mulai terangkat. Suara tegukan terdengar. Dengan sekuat tenagaku, kutarik lengannya.     "Jane... kamar... bantu aku ke kamar...," katanya dengan suara lemas. Kepalanya direbahkan di bahu kiriku. Dia mengucapkan kalimat itu berulang-ulang.     Apa aku mesti membantunya ke kamar? Apa yang akan dilakukannya lagi? Dibanding dia terus memelukku seperti ini, mungkin membantunya ke kamar adalah cara terbaik.     "Baiklah, aku akan membantu Om ke kamar. Sekarang, tolong lepaskan pelukan ini," kataku sambil menenangkan diriku sendiri. Bukanny

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD