"Mommy!" pekik Abercio saat Zevanya baru saja membuka pagar rumah Dira. "Jangan lari, Sayang. Nanti kamu jatuh!' cegah Zevanya, melihat Abercio sekencang itu membuat perutnya seketika mencelos. Tapi putranya itu tetap lari ke arahnya, hingga tubuh Zevanya terdorong ke belakang ketika tubuh kecil Abercio menubruk dan memeluk kakinya, "Mommy tumben pulang cepat?" tanya putranya itu sambil mendongak untuk menatap wajah Abercio. Zevanya perlahan jongkok hingga wajahnya sejajar dengan wajah Abercio. Senyum lembut penuh kasih tercurahkan pada putranya yang memiliki netra mata sama dengan Reynard. Untung saja wajah Abercio lebih mirip dengan Zevanya alih-alih Reynard. 'Mommy sudah menemukan Daddymu, Sayang,' batinnya lirih. Ia tidak dapat memberitahu Abercio mengenai ayah kandungnya itu, sama

