Sekarang dinginnya malam telah digantikan dengan hangatnya mentari yang terbit dari timur dan dimana semua orang sudah melakukan aktifitasnya tapi berbeda dengan Senja dan Reno, mereka masih tidur dengan nyaman dikasur karena tadi malam mereka bermain monopoli sampai jam 21.00 WIB. Karena sinar matahari yang menyilaukan malanya akhirnya Senja bangun setelah bangun Senja langsung gosok gigi dan membasuh mukanya biar agak segar setelah melakukan kegiatannya Senja menuju kedapur untuk membuat sarapan nasi goreng telur mata sapi, setelah selesai masak Senja membangunkan Reno yang masih tidur.
" Reno ayo bangun udah pagi " sambil mengoyang - goyangkan badan Reno, karena tidurnya merasa terganggu akhirnya Reno membuka matanya
" Udah pagi ya kak ? " jawab Reno sambil mengumpulka nyawanya karena sekarang dia belum bangun sepenuhnya
" Udah, ayo sekarang mandi dulu habis itu makan " akhirnya Reno beranjak dari kasur kemudian menuju kamar mandi. Setelah mandi Reno melakukan sarapan dengan Senja
" Wah nasi goreng kakak enak " ujar Reno disela - sela makannya
" Iya dong hahaha" akhirnya mereka tertawa bersama padahal tidak ada hal yang lucu
Setelah melakukan sarapa Senja memcuci piring bekas makannya dengan Reno, setelah selesai mencuci piring Reno dan Senja menonton telivisi dan mencari chanel yang sesuai dengan usia Reno.
" Ohya Reno mau nggak ikut kakak pergi kekantor polisi ? "
" Memangnya kakak melakukan kejahatan apa kok mau pergi kekantor polisi ? " ujar Reno dengan polos
" Kak nggak melakukan kejahatan Reno tapi kak mau melaporkan kamu agar kamu bisa pulang kekeluarga kamu, Reno mau kan ? " jawab Senja dengan halus agar Reno bisa memahaminya
" Reno nggak mau pulang kak,karena dirumah sepi papah selalu siduk dengan urusan kantornya kak " jawab Reno sedih dam matanya mulai berkaca - kaca
Sedangkan disisi lain mood Alan sedang tidak baik sehingga pekerja yang bekerja dirumahnya menjadi sasaran kemarahannya entak itu kesalahan bi Siti yang masak keasinan, tukang kebun mang darman juga terkena omelannya karena tanamannya tidak berbunga - berbunga dan masih banyak lagi kesalahan - kesalahan yang dibuat padahal masalah tersebut tidak terlalu besar tapi Alan membesar - besarkannya.
Akhirnya Alan memutuskan pergi kekantor dengan wajah garangnya, sampai - sampai keryawan yang bertemu dengannya tidak berani menyapa melainkan mereka memilih menundukkan kepalanya.
Tok, tok
" Masuk" karena sudah mendapat izin untuk masuk akhirnya Raka masuk dan menyerahkan beberapa foto tentang keadaan Reno. Setelah membuka semua foto Alan bertannya kepada Raka siapa wanita tersebut dan akhirnya Raka memberikan biodata wanita tersebut dan Raka menjelaskannya
" Namanya Senja Soraya tuan, ia sekolah diUniversitas Gemilang jurusan akuntansi "
" Segera hubungi polisi karena telah melakukan penculikan" ujar Alah dengan marah dan akhirnya Raka menjalankan tuga yang telah disuruh tuannya itu
Setelah selesai menelfon polisi akhirnya Alan dan Raka melaju ketempat yang dikirimkan oleh Raka dan informasi tentang keberadaan Reno akhirnya Alan dan Raka langsung melaju ketempat tujuannya.