Bab 3

307 Words
"Maaf mbak saya emang salah apa?" Dengan mata yang berkaca-kaca karna menahan perih rambutnya,ia berusaha melepaskan cengkraman tangan Maya Semua karyawan yang melihatnya hanya tertunduk tidak berani ikut campur. "Ayo iku aku.!" Maya berusaha menarik Anita dan membawanya ke toilet,Maya masuk bersama Anita dan langsung mengunci pintunya. "Mbak Maya kenapa mbak...saya salah apa mbak..?" Tanya Anita ketakutan "Apa kamu lupa apa yang tadi saya bilang di depan yang lain..?,istri Tuan itu menjijikan kenapa kamu masih berani mengantarnya ke ruangan Tuan..!" Ucap Maya dengan bengis "t-ttapi mbak nanti kalau dia kebingungan dan Tuan tau bagaimana .?" PLAK..! Sebuah tamparan mendarat di pipi Anita, Bulir bening itu menetes ke pipi yang perih itu,Maya meraih Krah kemeja Anita dan mendorongnya hingga dengkulnya mengenai lantai toilet itu wajah cantik Maya kini sudah bagaikan iblis di muka Anita.Anita sadar bahwa wanita yang kini sedang bersamanya adalah iblis berwujud manusia. Anita menangis sesegukan,Maya pun langsung meninggalkannya didalam toilet itu Maya berusaha membetulkan rambutnya yang berantakan,Semua terdiam Maya adalah senior mereka tidak ada yang berani kepadanya atau nanti bisa berpengaruh kepada pekerjaan mereka. Anita bangkit ia berdiri didepan cermin,ia memandangi wajahnya yang tadi pagi baik-baik saja kini ada memar di pipinya. Saat berusaha keluar dari toilet,Rosmalla kebetulan juga akan menuju ke toilet Rosmalla berjalan cepat saat melihat Anita berjalan menahan sakit di dengkulnya. "Kamu kenapa?" Rosmalla berusaha melihat dengkul Anita "Gak papa Bu saya cuma jatuh tadi.." Rosmalla mengajak Anita duduk berusaha menolong Anita,dengkul anita berdarah. Rosmalla berusaha mencarikan obat untuknya. Ia berusaha mencari obat di dapur,Matanya terus mencari dan akhirnya menemukan kotak PPPK,ia segera mengambilnya. Rosmalla mengambil plester dan menempelkannya di dengkul Anita. Sorot mata Rosmalla membuktikan bahwa dirinya begitu peduli kepadanya. Anita paham wanita sebaik Rosmalla telah membuat Maya sangat membencinya. Setelah Rosmalla berhasil menolong Anita,Anita kembali untuk pergi kemeja kerjanya. ........ Hari telah berganti malam,Kini Rosmalla sudah bersiap menunggu kepulangan Steven.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD