Part 11

2955 Words

Luhan berjalan menuju lift yang akan membawanya ke lantai sembilan sambil membawa setumpuk dokumen di tangannya. Dia menekan angka sembilan dengan susah payah karena banyak dokumen yang di bawanya itu. Tiba-tiba ada sebuah lengan yang lebih dahulu menekan angka sembilan.   Luhan langsung menolehkan kepalanya kearah laki-laki yang terlihat lebih tinggi darinya itu.   "K..Kau?" Luhan menatap tidak percaya kearah laki-laki di sebelahnya itu. Kenapa dia disini?   "Direktur" Ralat laki-laki tinggi itu tanpa menatap Luhan sedikitpun. Akhirnya Luhan mengerti kenapa laki-laki ini bisa berada disini, dia pasti salah satu investor di rapat nanti.   "Ck! Maaf DIREKTUR" Luhan menundukkan kepalanya sebentar lalu memutar bola matanya malas dan memilih untuk menunggu lift terbuka.   Pintu lift

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD