Luhan terlihat terburu-buru keluar dari kamar apartemen nya. Dia melirik jam yang bertengger cantik di pergelangan tangannya itu. "s**t! Aku akan terlambat" Dia menekan angka lift dan segera masuk kedalam lift itu. "Sial! Kenapa aku bisa bangun kesiangan" Setelah keluar dari lift Luhan segera berlari menuju basement untuk mengambil mobilnya. Tapi sepertinya dewi keberuntungan sedang tidak berpihak padanya hari ini. Mobilnya tidak bisa di hidupkan membuat laki-laki cantik itu mengerang kesal. "Kenapa harus di saat seperti ini. s**t!" Luhan keluar dari mobilnya dan berlari keluar gedung apartemen itu menuju halte bus terdekat. Dia benar-benar akan telat di rapat departemen nya jika lima menit lagi dia tidak tiba di kantor. Tiba-tiba matanya melirik kearah laki-laki ya

