Pesan yang Mencurigakan

631 Words
Drrrrttt.... Suara handphone berbunyi. Ada satu pesan yang masuk di hp Diana. Hai orang aneh.. Kamu gak mau ganti rugi atas kesalahanmu.. Diana hanya bingung dan merasa tidak melakukan kesalahan kepada seseorang. "Seva kamu tau gak ini nomer siapa?" tanya Diana. Seva meneliti nomer tersebut "Gak tau tuh, emang ada apa Di?". "Ni orang aneh masak aku di suruh ganti rugi, apa mungkin salah kirim pesan ya?" jawab Diana. Diana dan Seva sedang menunggu temannya Tanti, yang entah kemana. Mereka sepakat bertemu di hari Minggu ini. Namun ternyata Tanti tidak kunjung datang. Krriing.. Krriiing.. Satu panggilan masuk dan ternyata itu Tanti. Seva pun menjawab teleponnya "Woy kamu ini dimana? Aku dan Diana udah nunggu lama nih". "Maaf maaf aku tadi habis ketemu pangeran tak berkuda yang nanya nanya masalah Diana" jawab Tanti. "Emang siapa?" tanya Seva. "Kamu tau salah satu personil band scorp si Firman drummernya itu?" ucap Tanti. "Hhhha cowok yang terkenal sombongnya itu, ngapain tanya tanya masalah Diana?" kepo Seva. "Entahlah dia tadi minta nomer Diana. Ya aku kasih aja, itung itung biar bisa deket ama Denis" jawab Tanti. "Udah deh cepet lo kesini aku sama Diana udah nunggu lama" ucap Seva. Diana bingung apa yang sedang diobrolkan oleh sahabatnya itu di telepon. "Kamu ngomong sama siapa?" tanua Diana curiga. "Nih Tanti miss ribet!" jawab Seva "Bentar lagi dia dateng". Sesampainya Tanti, mereka memutuskan ke salon langganannya untuk melakukan perawatan diri. Mereka ialah tiga sahabat yang selalu melakukan berbagai hal bersama. ***** Di sisi lain, Firman sedang berbincang dengan temannya. "Eh lo suka sama temennya anak SMA tadi?" tanya Denis "Emang lo ketemu di mana sih?". Firman hanya tersenyum. Lalu berlalu tanpa menjawab pertanyaan dari temannya itu. "Dasar orang sombong lo" gumam Denis sambil merasa jengkel. Firman adalah salah satu personil band scorp. Dia memiliki wajah yang tampan dan juga tumbuh yang atletis. Firman Subandi, anak dari salah satu pengusaha properti terkenal di kota ini dan memiliki beberapa perusahaan lain yang tersebar di seluruh negri. Firman terbiasa dengan kehidupan mewah, itu yang membuat dia tidak begitu mempedulikan orang sekitar. Entah kenapa saat dia bertemu Diana. Dia merasa melihat seorang wanita yang begitu menarik. Dengan wajah yang cantik, rambut panjang terurai, kulit putih, dan sifatnya yang lugu membuat dia penasaran atas sosok Diana. Firman pun berinisiatif untuk menghubungi dia. Namun kenapa tidak ada balasan pesan dari Diana. "Ck, ini cewek sombong amat. Masak pesan aku gak di bales bales"gumam Firman "Masak aku harus telepon dia?". ****** Seva bertanya soal masalah di telepon kepada Tanti "Eh lo tadi beneran ngasih nomer Diana ke Firman?". "Yups!" jawab Tanti "Tapi tadi si Firman ngomong ke aku jangan sampai si Diana tau. Jadi kamu diem aja ya jangan bilang bilang". Seva hanya mengangguk kepala tanda setuju. Diana sedang asyik melakukan perawatan rambut. Karena dia senang bila rambutnya terlihat bersih dan indah. Tanpa di sadari sahabatnya, Diana memperhatikan kedua sahabatnya itu. "Kalian ngomongin apa sih, jadi kepo aku" tanya Diana merasa bingung. "Ini Seva nanya mau potong rambut model apa aku?" jawab Tanti bohong "Aku masih bingung tapi kayaknya bagus ya potong rambut model ini". Sambil menunjukan salah satu gambar di majalah. Diana mengangguk "Ya sekarang lagi tren potong rambut model itu". Mereka melewat hari Minggu dengan menyenangkan bersama tanpa di sadari hari beranjak sore. Mereka memutuskan untuk pulang. Sebenarnya siapa ya yang ngirim pesan aku tadi. Aku jadi penasaran, apa coba aku telepon saja ya? batin Diana. Dengan memberanikan diri Diana menelepon nomer itu. Tut..Tut... Entah kenapa tidak diangkat angkat. "Nih orang mungkin orang gila yang seenaknya sendiri ngehina orang" kata Diana sambil melempar hpnya ke atas ranjang. ***** Firman hanya senyum senyum sendiri melihat siapa yang meneleponnya. Dia merasa senang ternyata Diana menanggapi pesan darinya. Namun dia tidak berani mengangkat telepon dari Diana. Mungkin suatu saat nanti dia akan mencoba bertemu dengan Diana. bersambung......
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD