Episode 12

1293 Words

Continue here...   Aluna masih menyembunyikan dirinya di balik selimut tebal meski Ayah Mario sejak tadi berusaha mengetuk pintu kamar Aluna berkali-kali namun tak ada jawaban apapun.   "Aluna..." entah sudah panggilan ke berapa dan Aluna tetap bungkam di dalam sana.   Ia terisak di balik selimutnya, mengapa semua ini akhirnya terasa rumit seperti benang kusut yang harusnya bisa di urai dengan mudah namun kini jalan terjal kembali menghalangi.   Di saat Aluna mulai kembali menemukan diri dan hatinya sudah kembali utuh, berusaha untuk keluar dari belengu sakit hati, mencoba memulai kembali dengan meyakinkan hati bahwa tak lagi salah arah.   Dan itu semua kini hancur lagi, melebur lagi karena sang Bunda nampaknya tak setuju dengan niat baik lelaki itu, Hamzah.   "Luna, buka pintu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD