Seorang pria berpakaian serba hitam lengkap dengan topi hitam yang menutupi wajahnya tengah berdiri di balik tembok. Reginald sempat meliriknya tadi, dia menganggap bahwa pria yang mencurigakan itu adalah suruhannya Janeta. Jika insiden di salon saja di tutup-tutupi Janeta dengan membayar orang, berarti kali ini juga Janeta membayar orang lagi untuk mengawasi Rimelda. Apa salah Rimelda sehingga gadis itu membencinya, Reginald heran dan ingin tahu alasan Janeta membenci Rimelda itu karena apa selain menginginkan Dion. Remaja yang satu ini ingin mengatur siasat untuk membuat sebuah pembalasan pada orang-orang yang seperti Janeta. “Jangan-jangan itu suruhan Janeta.” Gissel menggigit ujung jarinya. Dia mendambakan hidup seperti Rimelda yang enak karena lahir dari kalangan orang berada, lal

