14. Sampai Di Paris

840 Words

Langkah kaki Rimelda kini sudah sampai di kota Paris. Gadis ini menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan. Kesibukan sudah menanti, kontrak kerja dan berbagai agenda sudah tertulis di memo asistennya dengan rapi. Ada perasaan kecewa saat sampai disini, ada juga perasaan kosong. Bukannya gembira karena sudah sampai di tanah kelahirannya, Rimelda malah gelisah. Perasaan kecewanya karena tidak berhasil menemukan pria yang ia cari. Perasaan kosong karena merasa tidak ada Reginald disini, terlebih lagi dari awal pulang sampai saat ini, Rimelda masih melihat orang lain sebagai Reginald. Reginald bak hantu yang gentayangan dan ada dimana saja. Wajahnya menempel di setiap pria yang Rimelda temui. Rimelda saja sampai bergidik ngeri. Bisa saja Reginald melakukan pelet seperti yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD