21. Di Intip

1021 Words

"Ah … hampir saja lupa." Perkataan Rimelda ini membuat Gisel emosi. Dia di sana sedang kesulitan menghadapi banyak telepon, dari klien, dari majalah, dari akun gosip dan lain-lain. Yang menjadi hot trending hari ini malah sedang enak-enakan dengan seorang pria. Gisel rasanya ingin menyerah membantu Rimelda saja jika modelnya ini masih susah di atur. "Kubunuh kau. Benar saja kan, lupa apa nasehatku tadi." Teriak Gisel sekencang-kencangnya. Dia sedang di kantor agensi. Banyak telepon yang masuk dari klien menanyakan tentang kebenaran ini. Banyak juga yang membatalkan kontrak kerja dengan Rimelda. Bagaimana dia tidak pusing, belum lagi Gisel di marahi manager karena lalai mengawasi Rimelda, selain asisten yang harus siap dua puluh empat jam, Gisel juga bertanggung jawab mengenai keselamatan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD