Satu hari yang lain setelah pertemuan yang terjadi dengan sangat tiba-tiba dipagi hari beberapa waktu lalu. kali ini aku keluar rumah lagi untuk memberikan draft naskah yang telah aku selesaikan dan menyerahkannya. Sejujurnya bisa dikirim lewat email. Tapi si penerbit katanya ingin bertemu dan melakukan perbincangan khusus untuk membahas beberapa hal yang berkaitan dengan beberapa judul buku yang akan mereka pilih untuk diterbitkan bulan depan. Ya, itu bukanlah satu dari hal yang merepotkan. Itu cukup kasual dan kurasa aku memang perlu keluar sebentar untuk meringankan beberapa hal dikepalaku. Bicara dengan kepala penerbit mungkin bisa sedikit membantuku sibuk dan lebih produktif dibanding membiarkan diriku kosong karena beberapa rencanaku telah aku selesaikan bahkan lebih cepat daripada d

