Tubuh Yang Berbicara

849 Words

April berbincang sebentar dengan Alessandro tentang perjalanannya ke kerajaan Laios. Setelah itu, April menemui Lisanna. Ketika masuk ke dalam kamar tersebut, ia merasakan angin kencang; pelayan yang merawat Lisanna berusaha menutup balkon dengan putus asa. Angin itu bukan fenomena alam biasa. Lisanna yang menciptakannya dengan sihirnya. April pun menggunakan sihir pula untuk menenangkan angin tersebut. April mendekat ke arah baby crib kemudian bayi itu tersenyum setelah melihat ibunya. April lantas menggendong Lisanna dan menciumi pipinya. “Apa yang harus kulakukan padamu, gadis kecilku yang pintar?” Pelayan itu berhasil menutup balkon lalu melihat ada ratu disana. Ia pun mencoba mencari alasan. “Maaf, Yang Mulia. Angin kencang tiba-tiba bertiup. Apa sang putri baik-baik saja?” “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD