Kekuatan Yang Hebat

878 Words

Ketika membuka mata, Cassian melihat matahari sudah tinggi dan lewat tengah hari. Ia pun bertanya pada Maya, “Ternyata sudah siang, kenapa kau tidak membangunkanku?” “Kau tidak bisa tidur nyenyak akhir-akhir ini karena menjagaku. Jadi, aku pikir kau perlu beristirahat.” “Apa kau benar-benar sudah lebih baik?” “Ya, aku sudah pulih sepenuhnya. Jadi, kau tidak perlu khawatir lagi. Karena kau sudah bangun, kenapa kita tidak makan dulu. Perutku sangat lapar, aku butuh makanan yang lezat.” Maya mengadu dengan wajah manjanya. “Baiklah, aku segera bangun.” Cassian beranjak lalu mengganti pakaiannya. “April sudah pergi, tadi dia datang pagi-pagi untuk berpamitan.” “Seharusnya aku menemaninya, ya?” “Tidak ada gunanya menyesali apa yang sudah berlalu.” “Benar juga. Kita hanya bisa melakuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD