April sangat terkejut melihat pemandangan disekitar, tampak asing dan aneh. Mereka ada di sebuah persimpangan gelap yang berbau tak sedap dan makanan basi. “Kita dimana?” “Di ibu kota kerajaan Laios,” jawab Sirius sambil mmebopong Taren. Tempat itu sangat berbeda terakhir kali April dibawa ke kerajaan Cosset, jadi ia tak percaya. “Apa kau yakin? Tempat ini sangat berbeda dari yang pernah ku kunjungi.” “Ya, kita ada di salah satu kawasan kumuhnya.” Setelah mengedarkan pandangan ke arah bangunan-bangunan tua di luar gang itu serta memastikan tidak ada bahaya. April memberi perhatiannya pada Taren yang tidak sadarkan diri dan pucat. Ia memakai sihir yang ia miliki untuk membantu. “Di dekat sini ada sebuah penginapan, semoga kita bisa menemukan kamar yang kosong.” Kemudian April memb

