Alessandro tampak khawatir ketika tiba-tiba April mengusaikan komunikasi mereka secara sepihak. Sepanjang malam ia terjaga, tidak bisa tidur sama sekali. Ia bahkan berusaha menghubungi April berkali-kali, tapi tidak berhasil. Burung yang bertugas mengirimkan pesan tiba ketika fajar menjelang. Meski tahu burung itu sudah sangat lelah, tapi ia harus memintanya membawakan pesan untuk Sirius. Ia perlu tahu kondisi April baik-baik saja. Jika tidak, ia akan menggila. Sepanjang hari Alessandro harus menahan degup jantung yang berlebihan. Takut dan cemas kini mendominasinya. Kala itu, posisinya sedang di ruang kerja dan Cassian tiba-tiba datang. “Kau baik-baik saja, Alessandro?” “Cassian …” “Aku mengetuk pintumu cukup lama. Tapi karena kau tidak jawab, aku pun masuk tanpa permisi. Kau sunggu

