Cassian sudah menciptakan dinding dengan tanaman merambat di sudut ruangan lalu bersembunyi di belakangnya bersama Taren sebelum Alessandro dan ratu elf tiba. Mereka berjongkok, mengamati semua yang terjadi di ruangan itu, ketika mereka melihat salah satu wanita yang menemani ratu elf mengarahkan pedangnya ke leher Alessandro. Mereka memanfaatkan momen itu untuk menyerang ketika fokus mereka teralihkan. Dengan kekuatan sihirnya, Cassian membuat tanaman merambat itu bergerak menuju kaki wanita dan ratu elf. Cassian perlu menarik perhatian agar tanaman itu bisa menjerat mereka. Ia memberi isyarat pada Taren untuk keluar. Keduanya pun muncul secara bersamaan dan menarik perhatian semua orang. Bleir menjauhkan pedangnya dari leher Alessandro karena terkejut. Sementara itu Maya memanfaatk

