Bab 20 Ayah

1610 Words

Leona senantiasa memperhatikan Darren yang tengah sibuk membalut lukanya dengan perban, meskipun ia kira hanya luka kecil, nyatanya beberapa kali ia meringis saat Darren mencabut sekitar empat serpihan kaca yang menancap di kulitnya. Ia kembali melirik Darren yang menampakkan ekspresi datar, pria itu sepertinya marah. "Maafkan aku,” lirihnya yang akhirnya membuat Darren memandangnya. “Kau tau yang kau lakukan itu salah?” tanya Darren dengan nada menekan. “Maafkan aku, seharusnya aku lebih cekatan. Sehingga dokumen itu bisa tetap berada dalam genggamanmu,” ucap Leona cepat. Darren menghembuskan napas kasar, “Bukan masalah dokumennya, tetapi aku kesal dengan apa yang kau lakukan. Bukankah seharusnya kau memanggilku? Aku hanya tidak mau hal ini terjadi, kau terluka dan itu karena ku.” Le

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD