BAB 11 Rian PoV 2

1080 Words

Kini aku fokus ke labu kuning yang telah kubeli di pasar, langsung kubelah menjadi empat bagian, dua bagian kusumpan dan dua bagian kupotong lagi menjadi delapan bagian. Aku mengambil panci tempat mengukus. Baru lihat warna kuningnya rasa ngiler ingin mencicipi, hadehh aku sabar menunggu sampai labu itu masak. Aku menbuat kopi teman untuk makan labu. Anganku melayang jauhh sambil duduk di sebuah kursi menghadap kompor. Sepi menerpa sunyi lengang tak terdengar lagi riuh anak sekolah karena mereka sudah pulang ke runag masing-masing. Alam yang sunyi berirama merdu dengan kesunyian yang merebak kuat dalam diriku. Ahh sunyi dan sepi meluruhkan kegagahan jasmaniku yang menjadi idola siswi-siswiku sampai juga temanku sesama guru. Pesona diriku telah tenggelam dalam satu nama yaitu Ester. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD