- Keajaiban cinta -

2660 Words

Pagi ini kudapati beberapa bagian tubuhku terasa nyeri. Mungkin karena kurang pemanasan saat bermain badminton kemarin sore. Bagaimana bisa aku selalai itu. Pedahal guru olahraga juga pelatih basket selalu menekankan pentingnya pemanasan sebelum olahraga. Aku melakukan rutinitas pagi seperti biasa. Lanjut berangkat ke sekolah. As usually, Pak Hamid menagih hadiahnya. “Kalau gini mah, Key terlambat lagi aja deh, Pak!” Aku mengomel sambil mencari sesuatu di tas. Mencari apa yang bisa kuberikan padanya. Pak Hamid tersenyum sok manis. Melemparkan jerat senyum lesung pipinya. Gak, aku mah gak akan terjerat cinta pria beristri! Hehe, jauh amat pikiranku. “Jangan gitu Key, nanti Bapak sedih kalau kamu harus Drop Out.” “Astagfirullah! Amit-amit, Pak!” Aku bergidik mendengar kata DO. Seti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD