Rumah Oma

1726 Words

"Ailee nggak boleh pulang sama Papa hikss...." Ailee menatap sendu ke arah Binar yang kini menemaninya. "Papa marah sama Ailee...." "Ailee diusir Papa...." "Nanti aku bicara sama Papamu," ucap Binar. Dia semakin mendekat. Binar memberanikan diri untuk memeluk Ailee. Gadis itu pun membalas pelukan Binar. Dia masih berusaha mencari ketenangan untuk dirinya. Mereka saling berpelukan cukup lama sampai akhirnya Binar ingin mengantarkannya pulang. Ailee hanya bisa menurut. Dia duduk membonceng Binar. Tangannya melingkar, tubuhnya yang lemas memeluk Binar. Dia takut jika perkataan Papanya tadi benar-benar terjadi. Dia takut jika tetap tidak diperbolehkan pulang oleh Papanya. Selama perjalanan perempuan itu kembali menangis, Binar jadi tak tega melihatnya. Tangan yang berpegangan di pinggang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD