Kala matahari kembali ke peraduannya, anak kembar beserta lelaki yang notabennya sebagai guru itu nampak serius di balkon rumah yang dijadikan tempat belajar. Berbagai materi dan soal latihannya dipelajari sejak jam empat tadi. Meski sudah cukup lama mereka berkutat dengan materi dan soal latihan, Aiden dan Ailee tetap saja belum letih. Mereka memang penggila belajar. Ailee dan Aiden sangat pandai, mereka sudah siap untuk ujian nasional dan ujian masuk ke universitas luar negeri. Cukup mudah bagi Binar untuk memberikan mereka bimbingan, tak seperti anak yang lain. Sebenarnya Aiden dan Ailee sendiri juga tidak terlalu memerlukan bimbingan karena mereka terlalu pandai dan bisa melakukan apa pun sendiri. "Pak, aku izin dulu ya, kebelet..." pamit Aiden terburu-buru meninggalkan Binar dan Ai

