Untunglah UGD tak terlalu penuh, sehingga Nares bisa langsung ditangani. Pink, Shaka, dua orang guru, dan tiga anggota PMR menunggu dalam diam di depan ruangan yang bersangkutan. Dua tangan Pink menggenggam ponsel yang berbeda. Tangan kanan membawa ponselnya sendiri, tangan kiri membawa ponsel Nares. Pink sedang berusaha mencari nomor Roland. Pink coba mengetik nama Roland, Mas Roland, Kak Roland, dan lain sebagainya. Tapi tak ada nama semacam itu di daftar kontak. Pink tak kehilangan akal. Ia beralih pada aplikasi pengiriman pesan. Pink mencari nama Roland. Syukurlah, ada beberapa pesan yang mengandung unsur nama Roland di dalamnya. Pink segera membuka salah satu pesan. Akhirya ia menemukan nomor Roland. Ternyata Nares tidak menyimpan nomor Roland. Nares tidak

